Bobotoh Bisa Tetap Mendukung Persib Tanpa Gunakan Atribut

Umuh menjelaskan bahwa supporter Persib yang saat ini tengah mendapatkan hukuman dalam lima pertandingan tetap bisa menonton laga Persib di stadion namun tanpa atribut.

Harus Datang Tanpa Atribut

Bobotoh, begitulah sebutan bagi supporter Persib Bandung, saat ini sedang dalam sorotan publik. Hal ini disebabkan oleh ulah mereka dalam pertandingan Persib Bandung melawan Persija yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, pada tanggal 22 Juli yang lalu. dalam laga tersebut, dilaporkan bahwa supporter Persib melakukan sejumlah tindak kekerasan pada salah seorang pemain Persija. Mereka melakukan pelemparan serta pemukulan kepada pemain Persija setelah laga berlangsung.

Bukan tanpa imbas, apa yang mereka lakukan itu terpaksa harus membuat mereka dihukum oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Komdis PSSI menjatuhkan hukuman kepada supporter Persib Bandung itu dengan sebuah larangan untuk memasuki stadion sebanyak lima kali. Hal itu dikarenakan pelanggaran yang dilakukan oleh mereka sudah berulang kali.

Akibatnya, mereka seharusnya sudah tak bisa mendukung tim Maung Bandung tersebut dalam 5 pertandingan yang bakal digelar di putaran kedua, baik pertandingan itu di kandang sendiri maupun di kandangan lawan. Padahal, Persib Bandung sendiri amat sangat membutuhkan dukungan supporter mereka yang sangat membahana terutama di kandang lawan.

Waktu terdekat ini, mereka akan menjamu PS TNI yang bakal digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Soerang, tepatnya pada tanggal 5 Agustus 2017 nanti. Dan menurut Umuh Muchtar, selaku manajer Persib, Bobotoh tetap bisa hadir ke stadion namun dengan beberapa syarat. “Bobotoh untuk sementara waktu tidak akan mengenakan atribut apapun. Namun mereka masih bisa mendukung langsung di Jalak (Stadion Si Jalak Harupat) besok,” jelas Umuh pada media, dilansir dari laman resmi dari Persib Bandung. Lebih lanjut lagi, Umuh menambahkan bahwa jika masa hukuman sudah selesai, Bobotoh bisa kembali lagi mengenakan sejumlah atribut ketika mereka hadir di stadion.

Sebenarnya hal ini pernah juga terjadi waktu The Jackmania diberikan sanksi berat, mereka dilarang mendukung tim kesayangan mereka di stadion selama jangka waktu yang cukup lama yakni 6 bulan, tepatnya pada laga Indonesia Soccer Championship (ISC) A pada tahun 2016 lalu. the Jackmania, ketika itu, tetap bisa mendukung tim Macan Kemayoran di stadion, tetapi harus datang tanpa atribut.

Persib Bandung Siap Fasilitasi Perdamaian Bobotoh dan The Jackmania

Perselisihan yang sempat terjadi antara Bobotoh dan The Jackmania, supporter Persija, menimbulkan keresahan bagi Umuh. Ia berharap Bobotoh dan The Jackmania bisa berdamai secepatnya. Bahkan manajemen dari Persib Bandung sendiri mendukung upaya perdamaian yang tengah dirintis antara Bobotoh dan the Jackmania itu. bahkan mereka siap untuk memfasilitasi pertemuan antara Bobotoh dan juga The Jackmania.

“Mudah-mudahan saja secepatnya, besok atau lusa perwakila dari supporter se-Jawa Barat akan berkumpul di Bandung. Sesudah itu, barulah kami akan bertemu dengan Jackmania. Iktikad baik dari hati kami ini akan amat sangat saya dukung,” tegas Umuh yang dilansir dari laman resmi Persib pada hari Senin (31/7) kemarin. Di samping itu juga, dirinya berharap tidak ada lagi korban jiwa dari pihak supporter. Seperti yang diketahui bersama bahwa seorang Bobotoh bernama Ricko Andrean akhirnya menjadi korban dari persetruan antara Bobotoh dan juga The Jackmania.  “Perdamaian domino qiu qiu ini akan dibayar mahal oleh nyawa. Jadi, ini cukup, ya, Ricko Andrean yang terakhir. Akan terasa enak kalau satu tribun, lah,” tukas Umuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*