Resmi Jadi Warga Indonesia, Spaso Bakal Bela Timnas?

Binar kebahagiaan kini tengah dirasakan oleh Ilija Spasojevic. Penyerang Bhayangkara FC yang sering disapa dengan nama Spaso itu telah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Pada hari Rabu (25/10) kemarin, pria berusia 30 tahun kelahiran Montenegro itu mengunggah kebahagiaannya jadi WNI di Instagram.

 

Menulis, ‘Akhirnya saya Indonesia. Saya berharap suatu saat saya akan memakai seragam Merah Putih kebanggaan Garuda di Timnas Indonesia’, tampaknya Spaso benar-benar gembira. Dilansir BolaSport.com, besar kemungkinan jika  Spaso akan diambil sumpah sebagai WNI pada hari Senin (30/10 besok di Kanwil Kemkumham Cawang.

 

Perjalanan karier bola Spaso di Tanah Air bermula pada tahun 2011 di tim peserta LPI, Bali Devata. Spaso lalu bergabung ke sejumlah klub papan atas Indonesia seperti PSM Makassar, Mitra Kukar dan Persib Bandung. Berhasil membukukan 55 gol, Spaso sempat berpindah ke Malaysia dan memperkuat Melaka United kala FIFA membekukan segala kegiatan sepakbola Indonesia. Spaso sukses membawa Melaka United menjuarai Malaysia Premier League dengan catatan 27 gol. Kembali ke Indonesia pada putaran kedua Liga 1, Spaso berlabuh ke Bhayangkara FC dan berhasil menyarangkan tujuh gol.

 

Bisakah Spaso Main di Timnas dan Ikuti Jejak Gonzales?

 

Dilihat dari rekam jejaknya selama bermain di Tanah Air, pria yang fasih berbahasa Indonesia itu sudah mencetak total 62 gol. Jika memang Spaso akan disumpah jadi WNI beberapa hari lagi, peluang Luis Milla memberikan tempat bagi Spaso saat Timnas menjamu Guyana tanggal 25 November 2017 jelas terbuka lebar. Bahkan rekan satu tim Spaso yakni Evan Dimas sampai berharap jika Spaso bisa bergabung dengan timnas senior karena punya karakter yang cocok.

 

Bicara soal pemain bola online naturalisasi yang sukses memberikan sumbangsih bagi pesepakbolaan Indonesia, nama Cristian Gonzales tentu muncul di posisi teratas. Pemain Arema FC itu adalah pesepakbola pertama yang dinaturalisasi pada 3 November 2010 setelah enam tahun penantian sebagai WNI, seperti dilansir Kompas.

 

Gonzales berhasil mencetak debutnya sebagai bagian Tim Merah Putih pada usia 34 tahun. Kala itu pertandingannya dalam ajang Piala AFF tanggal 21 November 2010, pria berjuluk El Loco itu berhasil mencetak dua gol saat melawan Timor Leste. Bahkan bersama Gonzales, Timnas Indonesia bisa mencapai laga final sebelum akhirnya dikalahkan Malaysia. Tentu saja kini banyak yang menanti, apakah Spaso bisa mengikuti rekam jejak Gonzales yang meskipun jadi pemain di timnas di usia yang tidak muda, tapi mampu sukses.

 

Alasan Spaso Jadi Warga Indonesia

 

Jelang laga Bhayangkara FC melawan Persela Lamongan hari Kamis (26/10) sore kemarin, Spaso pun menjadi yang dinantikan oleh banyak media. Dilansir indosport.com, penggemar masakan nasi goreng spesial itupun berkomentar mengenai alasannya bersedia menjadi penduduk Tanah Air.

 

“Wajah saya mungkin mirip bule, tapi jiwa tetap 100% Indonesia. Sebenarnya step by step untuk menjadi WNI. Awal-awal saya merasa nyaman di sini, karena orangnya ramah, berbeda dengan Eropa Timu, terlalu serius. Itu yang buat saya nyaman di sini. Step berikutnya bertemu istri Indonesia, berikutnya anak saya lahir di sini. Saya sudah 100% merasa seperti orang Indonesia,” ungkap Spaso ramah.

 

Dengan sudah memamerkan paspor Indonesia, Spaso sudah meninggalkan Montenegro dan masuk ke dalam pelukan Ibu Pertiwi. Semoga saja Spaso mampu semakin berprestasi hingga membuat bangga seluruh rakyat Indonesia ya. Semangat untuk Spaso!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*