Menang di Aragon, Marc Marquez Makin Mulus Jadi Juara Dunia

Pertandingan MotoGP yang terjadi hari Minggu (24/9) kemarin di Aragon, Spanyol memang memberikan kejutan. Diawali dengan pebalap Yamaha, Maverick Vinales yang berhasil start di posisi pertama, kemenangan justru didapat pebalap Honda Repsol, Marc Marquez jusru sukses finish terdepan kendati mengawali pertandingan dengan start kelima.

 

Jalannya balapan sendiri bermula dengan langsung melesatnya Jorge Lorenzo yang disusul oleh Vinales, Valentino Rossi dan Andrea Dovizioso. Vinales yang kesulitan menjaga kecepatan membuatnya hanya berjarak dua detik dari Marquez di putaran kelima. Marquez sukses menyalip Dovizioso dan sempat melebar saat menguntit Rossi. Di akhir putaran ke-12, Marquez berhasil melewati Rossi dan berupaya mengejar Lorenzo di posisi terdepan.

 

Marquez pun hampir kehilangan kendali bagian depan motornya yang sempat bergoyang di titik keluar tikungan 15 pada putaran ke-14. Hingga akhirnya dia justru sukses memimpin jalannya balapan bandar poker untuk kali pertama di putaran ke-16. Marquez pun terus melaju dan tak terkejar hingga putaran berakhir.

 

Aragon Tempat Indah Bagi Pebalap Spanyol

 

Bisa dibilang jika sirkuit Aragon merupakan tempat keberuntungan bagi pebalap Spanyol. Karena ketiga orang yang berhasil naik podium kemarin semuanya dalah orang Spanyol. Dengan posisi pertama dikunci oleh Marquez, posisi kedua dan ketiga merupakan milik Dani Pedrosa dan Lorenzo. Makin terasa indah karena Marquez yang harus start di posisi kelima menyudahi balapan dengan luar biasa sebagai juara.

 

Unggul 0,8 detik dari rekan setimnya, Pedrosa, Marquez memang memiliki motivasi menang begitu besar lantaran tampil di hadapan pendukungnya sendiri. Dilansir Autosport, Marquez berkomentar, “Fakta bahwa saya membalap di salah satu sirkuit favorit saya, di kandang sendiri, memberi saya motivasi ekstra untuk terus menekan sepanjang balapan. Ketika saya mengejar Lorenzo, saya bilang ‘Oke, sekarang waktunya menekan, waktunya menjaga kecepatan’, karena saya lihat Pedrosa makin cepat dan cepat. Jadi dalam pikiran saya hanya ada satu hal yang terpikir untuk sesegera mungkin menyelesaikan balapan dengan mental untuk menang. Saya tak memulai balapan dengan mental finish kedua atau ketiga.”

 

Marquez Tatap Gelar Juara Dunia

 

Kemenangan di Aragon ini adalah podium kedua berturut-turut yang didapat Marquez usai mengunci kuasa di San Marino. Hasil ini pun membuat Marquez mengantongi 224 poin unggul 16 poin dari Dovizioso yang ada di posisi kedua. Dovizioso sendiri harus rela tercecer di posisi finish ketujuh dalam GP Aragon. Sementara posisi ketiga klasemen pebalap judi kartu online sementara dimiliki oleh Vinales  yang berjarak 30 poin dari Marquez.

 

Menyisakan empat pertandingan tersisa yakni Motegi (15/10), Philip Island (22/10), Sepang (29/10) dan Valencia (12/11), Dovizioso masih menyimpan asa untuk menggulingkan tahta Marquez. Pebalap Ducati itupun tak menampik jika dirinya kehilangan banyak poin dan mengakui kalau Marquez bermain sangat cepat. Sejatinya sebelum GP Aragon berjalan, posisi Dovizioso dan Marquez sejajar karena sama-sama mengoleksi 199 poin.

 

Atas kemenangan Marquez, Rossi pun angkat bicara dan menilai jika Marquez tinggal selangkah lagi menjadi Juara Dunia. Hal ini dikarenakan sisa empat seri MotoGP justru merupakan sirkuit dengan catatan rekor memuaskan bagi Marquez. “Kurasa kejuaraannya sekarang akan sangan sulit untuk rival-rival. Kemenangan Marquez di Aragon adalah sebuah langkah yang amat besar. Sepertinya setelah sirkuit Brno, mereka berhasil meningkatkan performanya dengan pesat. Marquez menang di Brno, kalah di putaran terakhir Austria, bermain tangguh di Silverstone meski meledakkan mesinnya tapi kemudian menang di Misano dan Aragon.”

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*