Everton dipertanyakan Kepemilikannya oleh Paradise Papers

Sejumlah pertanyaan sontak muncul dengan terungkapnya Laporan Surga Pajak atau sering disebut dengan Paradise Paper mengenai siapakah yang sebenarnya menguasai Everton FC. Tidak hanya itu, surat tersebut juga mengungkap siapa yang menguasai Liga Primer dan juga peraturannya yang dilanggar,

Moshiri Membantah dengan Keras

Pada tahun 2016, terungkap bahwa Farhad Moshiri telah menjual sahamnya yang ada di Arsenal guna membeli kurang lebih 50% dari saham di Everton. Akan tetapi bocoran Dokumen itu menunjukkan bahwa sakam awal yang ada di Arsenal didanai dengan sejumlah ‘pemberian’ dana dari seseorang bernama Alisher Usmanov yang mana mempunyai kurang lebih 30,4% dari saham yang ada di Arsenal. Ini pun yang menyeruak dan menimbulkan sebuah pertanyaan apakah uang miliknya kini tengah berada di Erverto dan apakah uang tersebut legal?

Moshiri pun dengan tegas membantah anggapan di mana disebutkan uang tersebut adalah uang ‘pemberian’. Pengacara-pengacara yang tengah menangani kesepakatannya yang dibuat dengan Aeverton mengatakan bahwa semua tuduhan di mana menyebutkan peraturan Liga Primer dilaggar sepenuhnya adalah tidak benar.

Mereka pun mengatakan bahwa Moshiri juga secara mandiri kaya. Ia bahkan mendanai secara pribadi dan mandiri investasi sepak bola Sbobet tersebut. Sementara itu, perwakilan hukum Usmanov mengungkapkan bahwa banyak kekeliruan tentang dugaan tersebut dan penyelidikan itu tak lain adalah sebuah tindakan kelancangan yang sangat kasar pada privasi dari klien mereka.

Usmanov dan Moshiri secara resmi yang merupakan mantan akuntan pengusaha di Uzbekistan yang lahir di Rusia tersebut pasalnya bersama-sama membeli sebanyak 14,8% saham yang ada di Arsenal pada tahun 2007. Mereka membeli saham melalui sebuah perusahaan bernama Red and White Holdings, sebuah perusahaan offshore yang ada di luar negeri.

Nampak Janggal

Akan tetapi sekali lagi Dokumen berbicara. Dokumen tersebut memperlihatkan seluruh dana yang digunakan untuk pembelian saham Arsenal tersebut berasal dari satu perusahaan yang namanya Epion Holdings, milik dari Usmanov yang mana kekayaannya kurang lebih sampai US$15,8 milyar atau setara dengan Rp. 213 triliun.

Di salah satu bagian dari Dokumen tersebut mengatakan bahwa Dividen dari Gallagher Holdings pada Alisher Usmanov sendiri yang kemudian menyerahkan dana pada Moshiri yang pada saat gilirannya bakal menanam modal pada perusahaan tersebut. Sementara itu, terkait dengan dana Red and White adalah asalnya dari Epion Holdings Limited.

Gallagher Holdings adalah perusahaan milik Usmanov juga. Pengacara dari Moshiri pun juga awalnya menyanggah dengan keras bahwa uangnya berasal dari Epion. Mereka belakangan ini mengakui bahwa dana awal memanglah berasal dari Epion, akan tetapi mereka berkilah bahwasanya Moshiri telah membayarkannya kembali pada Usmanov. Red and White Holdings juga terus meningkatkan kepemilikan saham mereka yang ada di Arsenal sampai pada akhirnya mencapai angka 30,4%.

Pada bulan Februari 2016, Moshiri juga menjual setengah dari sahamnya yang ada di Arsenal itu pada miliader asal Rusia tersebut. Sebuah Dokumen yang ada di Paradise Papers atau yang juga disebut dengan Laporan Surga Pajak dari Appleby yakni sebuah perusahaan yang tugasnya mengawasi uji kelayakan kepakatan tersebut mengukuhkan bahwa penjualan tersebut digunakan guna mendapatkan dana untuk membeli sebanyak 49,9% saham yang ada di Everton. Harganya sendiri dilaporkan berkisar antara £87,5 juta atau setara dengan kurang lebih Rp. 1,5 triliun. Sangat fantastis, bukan? Jika memang Dokumen itu berbicara hal yang sebenarnya maka akan sangat mengagetkan bagi khalayak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*