ISIS Kembali Lakukan Aksi Heroik Dengan Menyerang Iran

ISIS klaim sebagai dalang penyerangan gedung parlemen Iran

Kelompok ekstrimis ISIS mengaku mendalangi atas serangan yang terjadi di Gedung Parlemen Iran dan juga yang terjadi dimakam tokoh revolusioner Iran. Pengakuan tersebut telah resmi disampaikan lewat forum online dari kelompok ekstrimis tersebut. Pengakuan tersebut merupakan tanda serangan pertama ISIS terhadap Iran.

Media Amaq mengutip dari sumber keamanan seperti di lansir oleh Al Jazeera 7/6/2017 yang mana perjuangan ISIS dalam menyerang makam milik Khomeini serta gedung parlemen Iran di Teheran. Kemudian ISIS memasang video seperti yang telah mereka klaim sebagai cuplikan dalam kantor parlemen Iran pada saat serangan dari ISIS berlangsung.

Dalam cuplikan video tersebut memperlihatkan tubuh yang berdarah tidak bernyawa tergeletak ditanah disamping sebuah meja. Didalam video tersebut juga terdengar suara yang memuji Tuhan sambil berkata dengan menggunakan bahasa Arab yang artinya “apa menurutmu kita akan pergi ? kita akan tetap. Insya Allah”. Dan dari suara lainnya juga terus mengulangi kata-kata tersebut.

Keduanya seperti menirukan slogan dari juru bicara ISIS yang sering digunakannya yaitu Abu Mohammad Al-Adnani yang telah terbunuh tahun lalu di Suriah. Adapun serangan yang terjadi di makan milik Khomeini menarik perhatian, karena sebagai pemimpin Iran yang tertinggi, Khomeini merupakan tokoh menjulang tinggi dinegara Iran yang juga merupakan seorang revolusionernya didalam menggulingkan dinasti Shah Iran ditahun 1979.

Saat ini diberitakan jika sedikitnya ada 12 orang yang tewas setelah adanya sekelompok orang membawa senjata menyerang gedung parlemen Iran serta aksi melakukan bom bunuh diri dimakan revolusioner Iran yaitu Ruhollah Khomeini.

Kronologi penyerangan ISIS terhadap Iran

Sejumlah pria yang membawa senjata dilaporkan menyerang gedung parlemen Iran, satu diantaranya dilaporkan tewas sedangkan sejumlah lainnya dilaporkan menderita luka akibat serangan bandar togel sgp tersebut. Elias Hazrati menjelaskan bahwa pelaku ada tiga orang, satu diantaranya membawa pistol dan dua orang lainnya membawa senapan serbu AK-47 menggrebek gedung parlemen. Dan dipenjelasan lainnya ada yang menyebutkan bahwa semua pintu di gedung parlemen ditutup karena adanya serangan tersebut dan satu penyerang di kelilingi pasukan keamanan.

Selain adanya serangan di Gedung parlemen, serangan lainnya juga ada dimakan Khomeini, fars melaporkan ada seorang pria yang melepaskan tembakan hingga beberapa orang terluka. ISNA juga mengutip bahwa penyerang dimakan Khomeini tersebut telah meledakkan diri. Hingga saat ini, identitas serta motif penyerangan belum jelas.

Dikutip melalui Al Jazeera ada satu penyerang yang melakukan aksinya di gedung parlemen meledakkan dirinya dilantai empat gedung pada saat dikepung pasukan keamanan.  Informasi dari sejumlah pejabat yang mengatakan bahwa sdikitnya ada 39 orang yang terluka pada serangan tersebut.

ISNA mengutip dari seorang anggota di parlemen mengatakan bahwa semua pintu gedung di tutup hingga akses menuju kompleks parlemen juga ditutup oleh kepolisian. Berita semi-resmi Tasnim Iran menyebutkan bahwa pengepungan terhadap pelaku serangan dalam gedung parlemen sudah berakhir serta empat pelaku telah terbunuh.